Home » Tips Langsing » Cara Para Lansia Dalam Menjaga Tubuh Sehingga Tetap Langsing
Filed: Tips Langsing
Advertisement

Cara Para Lansia Dalam Menjaga Tubuh Sehingga Tetap Langsing. Usia boleh bertambah matang tetapi penampilantidak boleh kalah dengan anak muda. Bentuk tubuh ideal juga harus tetap di pertahankan agar kualitas hidup tetap prima dan menyenangkan. Menjaga berat badan ideal demi mendapatkan tubuh yang langsing di suia matang bahkan lanjut usia bukanlah perkara gampang. Hal ini di karenakan masa tua – khususnya para wanita cenderung berhubungan dengan hormon estrogen dan masalah menopouse.

Menopouse merupakan penghentian menstruasi pada wanita yang biasanya telah berumur sekitar 50 tahun. Menopouse ini terjadi karena ovarium telah kehabisan sel telur sehingga produksi hormon estrogen berhenti. Keadaan seperti ini di tandai dengan gejala – gejala seperti :
1. Mengalami gangguan tidur
2. Hilangnya dorongan seks
3. Hot flushes ( gejala pre-menopouse di mana tubuh terasa panas)
4. Vagina mengering
5. Kelelahan
6. Cepat emosi, seperti mudah tersinggung, cepat panik, sedih dll
7. Disfungsi kandung kemih

Cara Para Lansia Dalam Menjaga Tubuh Sehingga Tetap Langsing

Dampak dari menopouse ini adalah tubuh akan kehilangan mineral dari tulang dan meningkatkan resiko terkena penyakit kardiovaskular. Di samping itu hal yang sering terjadi setelah wanita menoupose kerap menderita penyakit osteoporosit, kanker, berat badan akan naik. Wanita lansia yang mengalami penambahan berat badan secara signifikan ini rentan juga terkena kolesterol, tekanan darah, resiko diabetes type 2 stroke, kanker usus dan juga kanker payudara. Bahkan menurut hasil penelitian risiko terkena penyakit kanker payudara akan meningkat hingga 30% bila wanita berusia 50 tahun ke atas mengalami kenaikan berat badan 2 kg saja dari berat badan idealnya.
Menopouse ini biasanya akan membuat mereka menjadi malas untuk melakukan rutinitas, apalagi untuk merawat penampilan. Perubahan hormon estrogen saat menopouse menyebabkan penimbunan lemak terjadi pada bagian perut tidak lagi pada bagian pinggul dan paha. Apalagi jika tidak menjalankan pola hidup dangaya hidup yang sehat bisa di pastikan akan mengalami yang namanya kegemukan.

Menopouse Menyebabkan Kegemukan

Saat wanita mengalami menopouse bisa terjadi masalah kegemukan. Lalu apa saja alasan yang menjadikan hal ini terjadi. Berikut ulasannya.
1. Proses pembakaran kalori lambat
Masa otot yang berkurang karena usia tua karena usia tua membuat tubuh akan mengganti otot – otot yang hilang itu dengan cadangan lemak di tubuh. Hal ini mengakibatkan proses pembakaran kalori menjadi lambat. Jika menuruti keinginan tetap makan maka perut akan mejadi buncit
2. Malas berolahraga
Masa menjelang menopouse ini akan membuat tubuh cenderung lesu dan pikiran menjadi sangat sensitif. Hal ini mengakibatkan para wanita lansia jadi malas berolahraga. Kalau sudah seperti ini tubuh pun akan mudah gemuk di karenakan lemak tubuh tidak terbakar.
3. Faktor keturunan
Jika ada orang tua atau saudara memiliki perut yang buncit kemungkinan besar and apun akan memiliki hal yang sama.
4. Stres
Masa tua ini akrab dengan pikiran stres karena makin tua semakin banyak pengalaman dan kenangan yang di hadapi. Jadi masalah kematian suami atau perceraian dapat menyebabkan lemak menumpuk berlebihan sehingga tubuh jadi gemuk setelah menopouse.

Untuk itu dalam mencegah kenaikan berat badan dan supaya menjaga tubuh tetap langsing setelah menopouse, berikut ini adalah hal – hal yang bisa di lakukan :
– Lakukan olahraga ringan dan teratur
Olahraga yang cocok bagi lansia adalah jalan cepat tiap hari atau melakukan yoga. Bila tidak sempat berolahraga makan harus lebih banyak begerak seperti jalan jalan di dalam rumah, mengambil sendiri tanpa menyuruh orang lain dll.
– Terapkan pola makan sehat dengan diet
Untuk mendapatkan tubuh yang langsing dan sehat setelah menopouse, cobalah untuk memasukkan bahan – bahan makanan seperti polong – polongan, rumput laut, kacang – kacangan, biji – bijian. Selalu untuk menghindari daging karena sangat tidak baik bagi kesehatan tubuh.
– Perbanyak jumlah makanan nabati yang mentah untuk di lakukan dalam dietnya.
– Usahakan agart setiap hari mengkonsumsi makanan nabati seperti lalapan, urap, juga jus mentah
– Kurangi posi makan

Saat usia 50 tahun ke atas kalori yang masuk harus lebih sedikit 200 kalori dari pada wanita yang berumur 30 – 40 tahun.

HTML tutorial

Related Post Cara Para Lansia Dalam Menjaga Tubuh Sehingga Tetap Langsing

Diet 14 Hari Tanpa Nasi dengan Makanan Yang Mengandung Karbohidrat

Cara diet ala Farah Quinn untuk memiiki tubuh yang langsing dan sehat

Benarkah tanpa olahraga bisa menurunkan berat badan dengan cepat dan mudah?

Tips Diet Dalam 1 Bulan Tanpa Nasi Dengan Mengganti Makanan Berkarbohidrat

Cara diet cepat dan sehat 10 hari Ala kim Kadarshian